Rabu, 04 September 2013

Me Without You


No i don't understand
How i held it together before i could hold your hand
And i can't, i can't recall
if i knew who i was before you knew me
Flaws and all
Feels like a lifetime ago...
And do you know

Who did i used to be
How was there ever me without you
Don't want to ever be without you
without you me without you
Baby i can't believe
I ever lived or breathed without you
Don't let me ever be without you 
without you Me without you

Lost at sea
I found your shore
and i can't crumble back to the man that i was before
You're all i am
i'm only this
Since my world was reset for the better at our first kiss
The only world that i know
is yours alone

And what did i dream about before i  knew your face?
In this empty world how did i fill that space
it's now as though i've always known you'd be the one
to change my life and make the man that i've become
i've become

I don't understand
How i held it together before i could hold your hand


Selasa, 13 Agustus 2013

LUANGKAN WAKTU




Say this to your someone you loved most
Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya kulihat
dirimu terlelap tidur, Aku akan menyelimutimu
dengan lebih rapat dan berdoa kepada Tuhan agar
menjaga jiwamu.

Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya kulihat
dirimu melangkah keluar pintu, Aku akan memelukmu
erat dan menciummu dan memanggilmu kembali
untuk melakukannya sekali lagi.
Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya
kudengar suaramu memuji, Aku akan merekam setiap
kata dan tindakan dan memutarnya lagi sepanjang
sisa hariku.

Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya, aku
akan meluangkan waktu ekstra satu atau dua menit,
Untuk berhenti dan mengatakan “Aku mencintaimu”
dan bukannya menganggap kau sudah tahu.
Jadi untuk berjaga-jaga seandainya esok tak pernah
datang dan hanya hari inilah yang kupunya, Aku
ingin mengatakan betapa aku sangat mencintaimu
dan kuharap kita takkan pernah lupa.

Esok tak dijanjikan kepada siapa pun, baik tua
maupun muda. Dan hari ini mungkin kesempatan
terakhirmu untuk memeluk erat orang tersayangmu.
Jadi, bila kau sedang menantikan esok, mengapa
tidak melakukannya sekarang?
Karena bila esok tak pernah datang, kau pasti akan
menyesali hari.

Saat kau tidak meluangkan waktu untuk memberikan
sebuah senyuman, pelukan atau ciuman. Dan saat
kau terlalu sibuk untuk memberi seorang yang
ternyata merupakan permintaan terakhir mereka.
Jadi, dekap erat orang-orang tersayangmu hari ini
dan bisikkan di telinga mereka, bahwa kau sangat
mencintai mereka dan kau akan selalu menyayangi
mereka.

Luangkan waktu untuk mengatakan “Aku menyesal”,
“Maafkan aku”, Terima kasih”, atau “aku tidak apa-
apa”

Dan bila esok tak pernah datang, kau takkan
menyesali hari ini.

Kamis, 13 Juni 2013

Forget and Go Ahead

Aku termenung sejenak dengan lamunanku disaat kala hujan turun atau dikala orang-orang sedang sibuk dengan pekerjaannya. lalu aku? aku hanya menikmati lamunanku saat ini. terasa sangat banyak sekali benalu-benalu dalam pikiranku ini yang seharusnya mungkin aku bisa singkirkan. sejenak aku menegukan secangkir milo hangat yang membuat pikiranku agak sedikit tenang. oh shit! situasi menjadi ramai. aku benci keramaian. entah kenapa aku benci banyak orang berlalu lalang di depanku. rasanya aku ingin teriak dan berkata:

" Hey, lo semua. bisa gak sih diem?"


hah, itu hanya gerutuku dalam hati. kalau aku bicara seperti sambil teriak bak seperti rambut di kepalaku nyaris copot bisa-bisa langsung dipecat aku dari sini. aku kembali termenung dalam lamunanku. aku berpura-pura mengotak-atik laptop-ku seakan ingin dilihat terasa sibuk padahal sama sekali tidak ada kesibukan. satu hal yang mulai terpikir. lebih baik aku mengotak atik blog-ku. mempercantuk blog-ku dari pada aku terus terjerumus sama pikiran ku ini yang tidak karuan. seketika aku mengotak-atik blog-ku, muncul suatu inspirasi dan langsung ku tuangkan dalam bentuk suatu karangan. suara ketikan laptop-ku ini ku jadikan seperti backsound-nya karanganku ini dan jemari-jemari ku menari di atas laptop.


Telingaku seperti dihantui oleh kata dan ucapan yang pernah di lontarkan olehnya. Demi Tuhan! dalam hati ini rasanya geram. kadang aku suka tertawa geli akan sikapku sendiri. aneh. tapi ya aku bingung jenis penyakit apakah yang ada dalam diriku. pengen rasanya teriak dan bilang


"GUE BENCI LO NYEBUT KATA ITU"


Mulut rasanya tertahan sesaat aku melihat wajahnya. serius aku gak bisa marah walaupun rasanya ingin marah akan tetapi tidak bisa saat aku mulai menatap wajahnya. huh..

Mungkin yang ku maksudnya ini bukan kata. namun nama. nama seseorang. Demi Tuhan! aku benci saat mulutmu keluarkan nama itu. mungkin bisa dibilang kebencian ku ini sudah melebihi batas kewajaran. ya Tuhan, aku mohon ampun dan segeralah hapuskan rasa kebencian ini. benar-benar gak jelas penyakit apa ini? bisa-bisa psikiater akan mencariku nih. (TIDAK..!)

ah.. sudahlah aku kembali tertawa geli akan sikapku ini. apa sih? kenapa sih? dan sekarang forget and go ahead! aku yakin dan percaya tujuannya hanya untukku dan cuma untukku. Believe and Trust. 


kemudian aku meneguk milo hangat dan oreo dua bungkus menghangatkan pikiranku :)