Rabu, 04 Juni 2014

Kesetiaan yang Benar

Kesetiaan yang Benar

Apakah kita sudah memiliki kesetiaan terhadapan pasangan dengan benar? Kesetiaan itu bukan hanya diukur dari rasa cinta, namun ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam menjalin sebuah hubungan.

Waktu. Banyak pasangan yang tidak bisa mempertahankan hubungannya karena waktu. Ada saat-saat di mana kedua pasangan itu tidak selalu bersama karena berbagai macam kesibukan. Seberapa lama cinta itu dapat bertahan dalam keadaan yang demikian?

Jarak. Hubungan yang terpisahkan oleh jarak, membuat masing-masing pribadi menjadi kesepian dan itu menjadi pemicu perpisahan di antara keduanya. Cinta seringkali tidak berada di dekatnya saat dibutuhkan.

Kondisi. Banyak orang yang mengejar cinta karena apa yang dia miliki. Terkadang harta merupakan faktor utama ketika seseorang akan mencari cinta. Dan ketika kondisi berubah menjadi buruk, maka cinta itu akan pergi menjauh.

Ketika kita memutuskan untuk mencintai orang lain dan menerimanya, maka jangan pernah berpegang pada waktu, jarak dan kondisi yang ada karena semua itu dapat berubah tanpa kita inginkan.

Landaskanlah cintamu dengan kasih, karena kasih itu tidak pernah bisa dipengaruhi oleh ketiga hal tersebut. Saat kita mengasihi seseorang dengan sungguh-sungguh maka kesetiaan itu akan timbul dengan sendirinya karena kasih itu tidak pernah melukai seseorang.

Kasih juga akan mampu menerima segala keadaan yang ada dan kasih tidak akan pernah pergi meninggalkan pasangannya disaat terpuruk. Maka cintailah pasangan kita dengan kasih, sama seperti Yesus yang selalu mencintai kita dengan kasih-Nya yang sempurna.

Sifat yang diinginkan pada seseorang ialah kesetiaannya; lebih baik orang miskin dari pada seorang pembohong. Amsal 19:22



Godbless:)