Senin, 24 September 2018

BERBAGI PENGALAMAN BEAUTY CLASS (EMINA & WARDAH)

Jujur dulu aku ga suka banget sama yang namanya makeup. Waktu jaman SMA aku ke sekolah itu cuma pakai bedak bayi. Lipstick aja aku pakai jarang. Rambut yang masih kriwil kriwil dulu. Tapi pas jaman kuliah udah ada peningkatan dikit. Aku udah beralih untuk pakai cream dari dokter. Aku pingin aja wajahku agak cerah sedikit karna asal kalian tahu, pada saat itu wajahku dekil sekali hihihi.

Nah, pas jaman kuliah ini aku udah mulai menggunakan bedak tabur (aku lupa pertama kali bedak tabur aku pakai brand apa). Kampus ku dulu karena isi nya semua wanita (aku lulusan STIKS Tarakanita jurusan sekretaris, makanya wanita semua), yang wanitanya itu kayak bener-bener wanita. (maksud aku, ga kayak aku yang ga suka makeup loh ya) dari yang makeup nya keren, high heels nya mulai dari 8cm loh (di kampus ku dulu memang diwajibkan untuk memakai high heels) . Nah dari situ lah, hatiku tergerak mulai memberanikan diri untuk make up.

Kampus ku dulu juga mengadakan acara Beauty Class  (dan lagi lagi aku lupa brand apa dan dapat sertifikat nya juga. Nanti deh aku cari dulu ya). Asik ya ternyata...


Sekitar 5 (lima) bulan yang lalu, aku dihubungi sahabat ku dulu waktu di kampus. Dia itu sahabat seperjuangan ku selama kuliah dan satu kosan juga sampai lulus. Ternyata aku diajak untuk ikut acara Beauty Class yang diadakan oleh "Emina". Aku pun langsung tertarik dan meng-iyakan ajakan nya. Beauty Class yang diadakan Emina ini tema nya "Born To Be Loved" acaranya di Maraca Books and Coffee, Jl. Jalak Harupat No.9a, Babakan, Bogor Tengah, Kota Bogor. Kakak-kakaknya Emina itu Cheerful banget (padahal lebih tua aku sih wkwk sesuai lah sama produk Emina yang kebanyakan penggunanya itu remaja-remaja umurnya dibawah aku) tapi sumpah seru abis. Aku dan sahabatku menikmati setiap proses Beauty Class nya.


Dan ini hasilnya


Waktu itu aku dapat voucher yang aku tukar dengan bedak padatnya karena pas aku pakai aku suka sama bedaknya. Satu lagi aku juga jadi pingin coba BB Cream nya dan aku beli. Oh iya, dapat sertifikat nya juga loh. Lumayan buat aku kumpulin.


Ini sertifikat Beauty Class dari Emina




Di akhir acara, kami semua pun berfoto bersama. Intinya, acaranya asik dan seru banget. Buat menambah pengalaman, ga ada salahnya kan :)




Tepat kemarin, aku dan 2 (dua) sahabat ku dulu di kampus menghadiri acara Beauty Class lagi! hehe. Kemarin 
kami ikut Beauty Class yang diadakan oleh Wardah. Nah, kalau Wardah ini memang kelihatan banget kakak-kakaknya dewasa dan cantik-cantik. Untuk bintang tamunya, kemarin ada Sylvara, Makeup Artist dan acaranya diadakan di Wardah Beauty House, Ruko Brigass No.28J, Jalan Raya Pajajaran, Bantarjati, Bogor Utara, Bantarjati, Bogor Utara, Kota Bogor. Nah, kalau untuk temanya "Basic To Pro". 


Ini hasil makeup kami


Aku dapat voucher 100k dari Wardah dan aku tukar dengan Foundation karena aku naksir. Aku juga beli Highlighter dan Eyeliner. Ga lupa juga kalau aku dapat sertfikatnya juga loh :)


Ini sertifikat Beauty Class dari Wardah

Intinya, acara Beauty Class itu sangat mengasyikan. Kalian jangan ragu ya untuk ikutan Beauty Class. Aku aja jadi ketagihan kalau ada event lagi hihihi. Sedikit bocoran nih, aku kesusahan untuk membuat alis dan pakai eyelash. Aku jujur give up kalau untuk itu wkwkwk.

Ini aku dapat kenang-kenangan dari Wardah :)


Kalau kalian ada pengalaman Beauty Class bisa share juga yaa. Kolom komentar aku selalu terbuka untuk kalian :)



See yaaaa......

Kamis, 20 September 2018

Sumatera Overland: Sebuah Catatan Perjalanan Dari Jalanan Lintas Timur

Kali ini aku lagi ga nulis cerpen dulu ya. Kali ini aku ingat kalau aku mau share pengalaman aku waktu libur panjang lebaran kemarin dan baru sempat hari ini hehe dikarenakan Blog aku ini baru aktif lagi dan memang aku lagi mood buat nulis :)

Liburan aku kemarin berbeda dengan biasanya loh. Sebenarnya ini sudah direncanakan dari tahun lalu. Aku pingin banget untuk pulang kampung tetapi untuk liburan. Aku kalau pulang kampung dulu selalu dikarenakan ada acara khusus jadinya ga ada waktu untuk liburan. Nah, aku pingin aku pulang kampung itu untuk liburan sekaligus Ziarah ke Makam Opungku. Semenjak Opung ku meninggal aku belum pernah sama sekali untuk Ziarah, maka dari itu aku pingin sekali.

Awalnya Mama dan Papaku agak ragu untuk pulang kampung. Selain karena ongkos yang memang ga murah juga diperlukan waktu yang lama. Tapi, aku dan adik-adikku memberi saran kalau kami pulang kampung via darat saja. Dan setelah di diskusikan secara matang-matang, akhirnya kami memutuskan untuk pulang kampung via darat waktu libur lebaran kemarin. 

Kalian tau ga bagaimana rasanya Pulang Kampung via Lintas Darat? Seruu bangeetttt dan capek nya memang maksimal sih hehe. Oh iya aku belum kasih tau kalau kami pulang kampung ke kampung Mama ku di Porsea dan kampung Papaku di Lintong Ni Huta, Sumatera Utara.

Berapa hari untuk sampai tujuan?
Tiga hari tiga malam. Waw... pokoknya rumah kami itu ya di Mobil. Mau mandi kami harus mencari tempat makan yang menyediakan untuk mandi atau kami mandi di Pom Bensin. Pernah waktu itu kan, karena memang udah seharian ga mandi dan badan sudah ga enak banget, aku harus mandi. Kami dapat Pom Bensin dan air nya rada gimana gitu ya. Kalau ga salah pas kami udah di Palembang. Mau gimana lagi, dari pada badan lengket jadi terpaksa mandi. Walaupun rada menyesal untuk mandi juga akhirnya hiks.

Daerah mana saja yang kami lewati?
Untuk rute pertama, kami harus menyebrang di pelabuhan merak. Setelah itu harus melewati Lampung, Palembang, Jambi dan Pekanbaru (kayaknya ada yang kelupaan CMIIW ya hehe). Suasana jalanannya itu benar-benar kayak di hutan gitu. Kami ga boleh jalan kalau tengah malam gitu. Jadinya setiap jam 11 malam, kami berhenti untuk beristirahat dan jam 2 pagi kami berangkat lagi.

Nih, aku kasih video perjalanan kami ya..


 
 

Benar kan kata aku jalanannya kayak Hutan gitu. Mau liat lagi ga gimana penampakan aku. Tapi janji jangan diketawain ya. Ini lagi dekil banget :)



Dekil ya? hehehe maklum buat make up saja ga mood. yah palingan cuma pake lipstick sama bedak saja :)

Itinerary kami kemana saja?
Nih, pokoknya pas sudah beneran sampai di Sumatera Utara, tempat pertama kali yang kami kunjungi itu ke Danau Toba :) kami menginap semalam disana. Malam sampai dan keesokan paginya kami nyebrang ke Tomok. Ga tau lagi harus gimana mengungkapkan keindahan Danau Toba ini.


Ini pas kami di Danau Toba









Ini di Tomok, Sigale Gale





Nah habis ke Danau Toba, kami pergi ke Kampung Papa ku. Kalau disana kami pergi ke tempat wisata Sipincur, Lintong Ni Huta. Dari sana kami bisa menikmati Danau Toba Dari jauh. 


Pemandangan Danau Toba dari Sipincur, Lintong Ni Huta


Serius ini keren bangeeet!


Rute selanjutnya, kami pergi ke Kampung Mama ku di Porsea. Nah, disana kami pergi ke Pantai Bul Bul, Lumban Bulbul, Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara. Setelah itu kami pergi ke Bukit Gideon. Di Bukit Gideon kami berenang. Indah banget berenang di Bukit Gideon.  Bisa liat air mancur langsung dan airnya, sumpah dingin banget :) Oiyaa kelupaan, kami juga pergi ke Salib Kasih loh.

Setelah hampir semingguan kami bertaman wisata, sekalian jalan pulang kami mampir ke Siantar untuk beli oleh-oleh khas Siantar Kue Ketawa dan Selai Ganda (yang katanya itu oleh-oleh terkenal khas Siantar. Ada yang tau?)

Waaawww.. perjalanan pulang tau ga mobil kami berubah jadi penuh banget sama oleh-oleh :) Intinya memang perlu nekat yang kuat dan tenaga yang kuat juga. Untung kami yang menyetir mobil ada adik ku yang cowok juga. Menurut ku sih kalau kalian ada yang mau pulang kampung via lintas timur itu harus siap dekil-dekilan, harus siap capek dan harus siap mental selama diperjalanan ya :) tapi demi apapun itu akan jadi pengalaman yang mengasyikan seumur hidup kalian :)

hmm, sekian dulu ya cerita dari aku. Kalau ada yang mau ditanyain, ayok ditanya aja. Atau ada yang mau berbagi pengalaman juga boleh. Kolom komentar aku selalu terbuka untuk kalian. 

Sampai jumpa diceritaku selanjutnya :)

Minggu, 16 September 2018

How feelings work?

Hi, kenalin namaku Gwenn. Umurku hampir mau 26 tahun dan aku tinggal di dalam bumi. Eh, ini kan aku bukan lagi di wawancara ya hehe. Yaudah dilanjut ya. Aku Gwenn dan asal kalian tahu ya ini nama asli aku. Iya nama asli aku di Blog nya corynadelina.com. sebelumnya aku mau tanya, kalian percaya yang namanya feeling ga sih? Jujur kalau aku sendiri itu percaya. 
 
“duh..” badanku terus ku putar ke kiri ke kanan. Malam itu aku seperti gusar entah kenapa. Ga cuman malam itu, malam kemarin pun sama. Jam tidur ku semakin ga karuan (padahal paling malam aku hanya bisa tidur sampai jam 1) biasanya aku jam 22.00 WIB mata ku sudah terasa ngantuknya. Terus melihat handphone ku, melihat instagram, twitter, facebook sembari menggusarkan badanku ke kanan dan kiri. Biasanya kalau rasa ngantuk ku muncul ketika aku melakukan itu tapi ini beda. Apa mungkin ada terjadi sesuatu? Ah, tapi pada saat itu aku hanya bisa berpikir positif saja dan memang aku mau tidak ada terjadi apa-apa. Akhirnya aku berusaha memejamkan mataku dan aku tertidur.

“hah?!” keesokan pagi nya aku kaget ga karuan. Perasaan campur aduk dan sulit untuk mengungkapkan apapun. Ku lihat di instastory adik ku, papa ku duduk di kursi roda dengan caption “cepat sembuhh, Bapak” ya Tuhan, hati ini seperti tertusuk duri. Jelas saja, papa ku ini jarang bahkan hampir ga pernah sama sekali sakit. Aku langsung segera menghubungi adik ku dan mama ku dirumah. Aku shock demi Tuhan dan Puji Tuhan sekarang papaku sudah pulih kembali. 

Aku yakin mungkin ini yang namanya feeling. Hati gusar ku kemarin itu, ternyata ada sesuatu yang tidak beres. Capek hati ketika feeling kita ini itu akan terjadi sesuatu hal yang buruk. Ya ga sih? Aku selalu berusaha untuk berpikir feeling ku ini selalu yang positif akan tetapi kenyataannya berbalik. Jadinya aku kayak seperti sulit untuk berpikir positif. Memang ga baik sih. Ini buruk sekali. Ya tapi ini aku Gwenn. Aku memang seperti ini.

Sama hal nya seperti pengalaman hubungan ku dengan seseorang (dalam tanda kutip bukan hanya dengan satu orang ya) sekarang aku tanya, bener ga sih feeling seseorang kepada orang yang disayang itu kuat banget? Kalau aku bilang, BENER! Feelings yang baik ada, feelings yang buruk juga ada. Feelings yang baik-baik malah bikin hubungan kayak anak ABG bisa dibilang malah bisa jadi so sweet. Nah, kalau yang buruk?

Ga tahu kenapa ya, pokoknya setiap aku menjalani sebuah hubungan, kalau ada feelings yang buruk itu selalu bener. Kayaknya ini terjadi sama semua wanita sih. Aku mewakili 1000000 wanita di bumi (tapi bener ga sih 1000000 hihihi) wanita bisa berubah menjadi seorang Intel yang bisa mengikuti kemana saja (aku jadi ingat kata ini).

Ya ampun ternyata baru jam 20.58 WIB, kenapa aku ngerasa ngantuk tapi pengen ngetik terus. Apalagi saat ini aku ditemani dengan lagu dari Ten 2 Five – You. Tapi aku selalu bilang kalau feelings itu bukan tentang yang buruk melulu ya dan feelings disini bersifat universal. Ada baiknya kita memang seharusnya berpikir yang positif pada tempatnya. 

But………. I just wanna tell you that lessons life will teach you! Belajar dari pengalaman itu penting. Bisa membuat kita itu semakin kuat. Percaya deh hehe

Aku ngantuk, tapi aku pengen satu hal lagi yang kalian harus tahu.

“you’ll end up really disappointed if you think people will do for you as you do for them. Not everyone has the same hearts as you”

Eh tapi kalau kalian mau share pengalaman tentang Feelings kalian, kolom comment dibawah ini selalu terbuka untuk kalian loh. Yuk share J




Sincerely,
Gwenn